Kehidupan seorang wanita yang jago 'nyetir' berubah karena pengiriman khusus. Park So Dam bekerja sebagai kurir untuk mengirimkan berbagai jenis objek pengiriman, baik bernyawa ataupun tidak.
Special Delivery film yang aku tonton dengan alasan, trailer yang cukup bikin terdugun-dugun. Ngeliat cara nyetir si So Dam yang bikin aku ngomong gileee nih anak berkali-kali. Film ini udah rilis dari Januari 2022 sih dengan berdurasi 1 jam 48 menit bikin deg-degan mulu nontonnya. Kali ini So Dam ngambil genre film yang bisa dibilang menantang dengan kebut-kebutan dan juga pertarungan fisik. Suguhan yang memacu adrenalin, bisa disaksikan disini dari awal sampe akhir.
Kisah bermula dari Euh Ha yang diperankan oleh Park So Dam harus bekerja lembur karena tambahan permintaan pengiriman khusus dan harus dikirimkan oleh Eun Ha. Eun Ha ditugaskan khusus oleh CEO Baek dan menjadi orang kepercayaan CEO Baek. Tugas Eun Ha kali ini harus menjemput dan mengantarkan kiriman ke titik yang sudah ditentukan. Kira2 apa yang menjadi objek pengirimannya ?
Seorang mantan atlet Baseball yang bermasalah dengan oknum Kepolisian yang diduga membuat praktik hiburan dan juga kolusi dengan Pemerintahan. Yeon Woo Jin, aktor ganteng ini memerankan Kim Doo Shik yaitu mantan atlet Baseball yang bermasalah ini. Karena kasus Doo Shik menyeruak ke publik, salah satu oknum polisi melakukan pengejaran terhadap Doo Shik. Singkat cerita, Eun Ha yang dijadwalkan harus menjemput Kim Doo Shik di titik yang sudah ditentukan, namun yang ia dapati adalah seorang anak laki2 berlari ke arahnya yang sedang menangis dan meminta tolong. Dan ternyata anak laki2 itu adalah anak Kim Doo Shik, bernama Kim Seo Won.
Kemunculan Seo Won membuat Eun Ha simpati. Padahal, aturan dalam Special Delivery adalah dilarang ada ikatan apapun dan dilarang ikut campur mengenai apapun yang berkaitan dengan objek pengantaran. Namun kali ini Eun Ha melanggar peraturan itu dan lebih mengikuti kata hatinya meskipun ia tau resiko yang akan dia hadapi. Terbersit rasa ingin menyingkirkan Seo Won dengan cara meninggalkannya seorang diri. Tak tega, Eun Ha menemuinya kembali dan memutuskan untuk melindunginya. Cerita film ini sih kalo secara keseluruhan sebenernya kayak kriminal dibalut kriminal. Hahaha.
Mampukah Eun Ha melindungi Seo Won dari polisi ?
Yang penasaran, bisa nih nonton dulu trailernya di bawah ini. Udah ada banyak trailer yang dibisa ditonton di YouTube sih. Ini salah satunya.
Biar enggak makin penasaran, udah langsung aja nonton film ini, dijamin enggak nyesel.
Lama nih ga coret-coret tentang film Korea lagi. Emergency Declaration ini udah jadi referensi nonton ku sejak 2022, tapi baru aku posting di 2023 ini. Biasaaa ,, lagi ngumpulin moodnya yang lama, hehehe.
Sebagian dari kalian mungkin udah pada nonton film ini ya, genre film aksi dan thriller ini cukup bikin menegangkan. Kenapa ? Film ini mengangkat cerita tentang virus yang bisa menyebar dari udara. Film yang berdurasi kurang lebih 2 jam 27 menit ini dibintangi oleh pemain-pemain kawakan maupun fresh, antara lain Kim Nam Gil, Lee Byung Hoon dan Song Kang Ho.
Dari kacamataku, cerita ini dikemas dengan bumbu psikologi, atau aku sih nyebutnya si pelaku sebagai psikopat.
WARNING❗❗❗
review ini bisa mengandung spoiler tapiii this is highly recommended to watch❗❗❗
Detektif veteran In Ho (Song Kang Ho) menerima laporan dari seorang pria tentang serangan teroris pesawat terbang dan saat menyelidiki, dia mengetahui bahwa tersangka benar-benar naik ke KI501. Terlepas dari fobianya terhadap pesawat terbang, Jae Hyuk (Lee Byung Hun) memutuskan untuk pergi ke Hawaii demi putri kesayangannya. Di bandara, Jae Hyuk terganggu oleh seorang pria mencurigakan dengan nada mengancam yang sedang berkeliling di area Bandara.
Penerbangan KI501 berangkat dari Bandara Incheon dan menuju Hawaii, tetapi segera seorang pria meninggal karena alasan yang tidak diketahui, dan situasi ketakutan dan kebingungan menyebar tidak hanya di pesawat tetapi juga di darat. Setelah mendengar berita tersebut, Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Sook Hee (Jeon Do Yeon) membentuk markas penanggulangan terorisme dan mengadakan pertemuan tanggap darurat untuk menemukan cara mendaratkan KI501 karena ini sudah termasuk dalam terorisme.
Suasana mencekam tak terelakkan di dalam pesawat, tidak hanya itu salah satu anggota keluarga Detektif In Ho pun menjadi salah satu penumpang dari pesawat bervirus itu. Kebanyakan penumpang meninggal mendadak. Ternyata, semuanya bermulah dari virus yang dibawa oleh Ryu Jin Seok, diperankan oleh Im Si Wan. Ia menyiapkan ini dengan seksama dan begitu rapi. Kenapa Jin Seok melakukan harl tersebut ? Apa yang melatarbelakangi tindakannya sampai harus mengorbankan banyak nyawa ?
Enggak cuma scene-scene menegangkan aja, tapi film ini juga menyuguhkan part yang bikin kalian nangis bombay.
Bagi yang penasaran, bisa nih langsung nonton aja filmnya di channel-channel resmi yang tersedia, seperti Viu, Vidio atau iQiyi.
Lama juga nih belum review Korea-koreaan. Oiya, siapa yang nungguin Prequel The Witch : Part. 1 Subversion ? Hayooo ngaku. Pasti banyak dari kalian yang nungguin lanjutan film ini ya, secara kan emang yang Part 1 endingnya agak ngegantung soalnya Go Ja Yoon ketemu sama Kembaran Prof. Baek. Imo, abis nonton The Witch : Part 2. The Other One ini, endingnya malah kayak , 'hah ? Trus ?' . Bener, endingnya makin ngegantung. Berharap dengan rilisnya prequel ini, bisa menjawab semua tanda tanya yang ada di The Witch : Part 1. Eeehhh, kok malah makin banyak teka-teki. Maap maap nih ya kalo review ini mungkin mengandung spoiler.
The Witch : Part 2. The Other One ini sudah tayang sejak Juni 2022 dengan durasi yang disajikan sekitar 2 jam 15 menit. Genre filmnya sendiri dipastikan tidak jauh dari thriller, misteri dan aksi yang berlumuran *ehem d*rah. Bagi pecinta film thriller mungkin bakal suka sama sudut pengambilan gambarnya tapi untuk alur ceritanya sendiri, hhmm bagiku enggak seharusnya masukkin plot yang gak penting dan akhirnya malah ngerasa nontonnya lebih lama tapi gak dapet feel dari ceritanya.
Oh iya, di The Witch : Part. 2 ini ada tambahan pemainnya nih, termasuk Lee Jong Suk. Penasaran gak sih dia berperan sebagai apa di sini ? Aktor dan aktris yang memerankan karakter di prequel ini berbeda dengan The Witch : Part. 1 Subversion, yang sama ya tetep Prof. Baek aja. Daripada semakin bertanya-tanya, langsung kenalan dulu aja lah sama aktor dan aktris dari The Witch : Part 2. The Other One ini.
Bis pariwisata yang berisikan remaja hendak berwisata. Tak ada yang aneh, kemudian mereka menyadari bahwa mereka bukan menuju ke tempat wisata, namun ke tempat aneh yang diketahui itu adalah laboratorium. Salah satu remaja diculik, namun sisanya diskenariokan mengalami kecelakaan dan dinyatakan meninggal. Seorang gadis yang diculik ini pun akhirnya terbangun di ruangan yang ditemani oleh seorang wanita paruh baya yang tak ia kenal.
Dari scene lain, ada seorang gadis yang terbangun di laboratorium raksasa yang porak poranda dengan keadaan mandi darah. Tampak linglung, ia melangkah keluar dari laboratorium karena hanya ia yang selamat dari gempuran kelompok yang ingin menghilangkan jejak laboratorium ini. Gadis ini terus menyusuri padang salju, hutan dan jalanan sampai akhirnya bertemu dengan Kyung Hee yang diperankan oleh Eun Bin yang saat itu juga sedang disandera oleh kelompok mafia karena perebutan tanah. Kyung Hee menyadari ada yang aneh dengan gadis ini. Kekuatan yang tidak dapat diterima oleh nalar manusia normal, memunculkan keraguannya. Kelompok Mafia ini pun dihabisi oleh gadis ini tanpa ampun. Namun, pikiran Kyung Hee berubah, simpati Kyung Hee pun muncul, akhirnya Kyung Hee dan Gadis ini akhirnya saling membantu untuk menyelamatkan diri.
Beberapa kelompok mencari jejak Sang Gadis yang diperankan oleh Shin Shi Ah yang anggap sudah mati sebelumnya, kini bisa hidup dengan manusia normal lainnya dengan mengikuti Kyung Hee dan adiknya. Sampai akhirnya semua kelompok termasuk kubu Jo Jung Suk mendeteksi keberadaan gadis ini. Pertarungan tak terhindarkan, terlebih gadis ini yang menyadari bahwa Kyung Hee dan adiknya sudah tiada setelah diserbu oleh kelompok Mutan yang mencarinya. Sang gadis yang diketahui sebenarnya unemotional menjadi murka dan menghabisi semua yang ada di hadapannya. Adegan yang berisi adu kekuatan antar mutan dan paling berdarah-darah. Yaa bisa dibilang adegan2 ini kolaborasi antara Twillight, Final Destination dan Drakor Sweet Home.
Menurutku, ada beberapa minus dari film ini, antara lain:
1. Plot cerita yang tak seharusnya ada
Cerita The Witch Part 2 ini terlalu menambahkan cerita yang tidak penting. Seperti misalnya geng Mafia tanah yang ingin merebut tanah milik ayah Kyung Hee. Lalu ada Paman Kyung Hee yang membantu penyelamatan Gadis ini. Berbeda dengan sequelnya yang pertama, terlihat benang merahnya dia berniat mencari perlindungan manusia biasa untuk menutupi jati diri Go Ja Yoon yang sebenarnya.
2. Alur ceritanya sendiri semakin tidak jelas
Akhir cerita yang The Witch Part 1 dengan kemunculan kembaran Prof. Baek, penonton kan berharapnya The Witch Part 2 bisa memberi jawaban ya, lebih tepatnya saya sih yang berharap. Eeehhh kok ya ini malah jadi banyak pertanyaan. Tanda tanya makin terbuka lebar. Dan karena ada tambahan cerita yang seharusnya tidak diperlukan membuat ceritanya sendiri kurang kuat.
3. Lee Jong Suk tidak terlalu andil dalam plot
Nah ini nih yang sebenernya ditunggu-tunggu, peran Lee Jong Suk di The Witch Part 2. Tapiiiii kok kayak begitu doank. Mas gondrong ketua Mutan dari salah satu Laboratorium bentukan Prof. Baek. Saved the best for the Last, mungkin itu kalimat yang cocok untuk Tuan Jang yang aksinya harus disimpen dulu buat ditampilkan di The Witch : Part 3.
4. Setting waktunya bikin bingung
Sebenernya gak ada masalah sih sama alur waktunya yang maju mundur ato flashback, cuma ini terlalu rancu. Banyak banget pertanyaan, ini siapa ya ? cewek ini siapa ? hhmm bagi penulis cerita mungkin itu bikin seru kali ya.
5. Ending cerita yang ....
eeeng ... iiing .. eeenggg ... coba anda tebak. Kira-kira ada siapa sih pas film ini berakhir ? Yesss , Kim Da Mi sebagai Go Ja Yoon muncul sebagai cameo. Kalimat yang mengagetkan dari Go Ja Yoon, "ia adalah adekku". Ohh pantess , level kekuatannya sama.
Trus gimana ya pertemuan Gadis ini dengan Go Ja Yoon yang mengaku kakaknya ? Apakah si Gadis akan percaya ? Diperkirakan memiliki kekuatan yang setara, apakah mereka berdua bakal berkolaborasi ? Dan siapa sebenarnya wanita hamil yang disekap oleh tim Prof. Baek dari dalam bis wisata ? Mungkinkah ia adalah Ibu Goo Ja Yoon dan adiknya ? Apakah memang ia benar-benar memiliki kekuatan namun tidak menyadarinya atau ia memang menyembunyikan kekuatan yang ia miliki untuk berbaur dengan masyarakat normal ? aah.. so much wondering.
The Witch : Part 2. The Other One yang sudah tayang ini malah bikin penasaran bagaimana kelanjutan kisah Go Ja Yoon dan Gadis yang ia anggap 'adiknya' ini. Dari ending yang ngegantung gitu sih kayaknya bakal ada lanjutan The Witch : Part 3. The Final Chapter *maybe yang belum tau bakal tayang kapan.
Untuk The Witch : Part 2. The Other One ini sendiri patut untuk ditonton kok gaes. Adegan actionnya keren, CGI nya juga real. Yaaa overall baguslah. Cuma ya itu tadi ceritanya makin bikin penasaran. Oh iya, tetep bakal ngingetin juga kalo film ini banyak adegan sadistic, jadi bagi adek-adek yang masih belum 13+ jangan coba-coba ya.
Buat kalian yang mau nonton, Selamat menonton ....
Telat banget yah bahas ini ? hehehe. Film dari Korea Selatan yang rilis tanggal 27 Juni 2018 ini baru aja kelar aku tonton. Yaaaa, berhubung stay at home, jadi waktunya lumayan banyak buat melakukan hal-hal yang selama ini gak pernah dilakukan. Nonton film-film misalnya. Sebelum review film ini, udah nonton dan ngereview Film #Alive duluan sih.
Untuk melunasi hutang, aku bakal bahas film yang berdurasi kurang lebih 2 jam ini yang mengisahkan tentang sekumpulan manusia berkekuatan super yang diciptakan seorang wanita. Wanita ini merupakan profesor dari salah satu Penggerak Penelitian Genetika yang berambisi untuk menciptakan manusia dengan kekuatan sempurna yang bertujuan untuk memanfaatkannya demi kepentingan pribadi.
Oke, sebelum cerita sinopsisnya, mending kenalan dulu sama pemain-pemainnya deh.
Kim Da Mi sebagai Go Ja Yoon
Jo Min Soo sebagai Prof. Baek
Park Hee Soon sebagai Mr. Choi
Choi Woo Sik sebagai Nobleman/Gui Gong Ja
Sinopsis
Film bergenre Supernatural Thriller dan misteri ini mengisahkan tentang seorang gadis yang memiliki kekuatan luar biasa. Kekuatan yang tak mungkin dimiliki oleh manusia biasa. Gadis yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata, tubuh yang tergolong lebih kuat dari wanita kebanyakan bahkan kekuatan supernatural yang tak bisa dinalar pun juga ia miliki. Kim Da Mi, ialah aktris yang berperan sebagai gadis berkekuatan super ini, Go Ja Yoon.
Berawal dari Profesor Peneliti Genetika, Prof. Baek yang diperankan oleh Jo Min Soo yang mengetahui bahwa Laboratorium Penelitiannya porak poranda karena harus menghabisi semua kandidat dan sampel percobaan. Salah satu dari ‘tikus percobaan’ nya mampu melarikan diri sampai hutan dan akhirnya menemukan pasangan suami istri yang merupakan satu-satunya warga yang menghuni perkebunan itu.
Suami istri tersebut menjaga dan memelihara gadis itu hingga beranjak remaja, menempuh pendidikan yang layak serta memiliki seorang sahabat serta menjalani kehidupan normal seperti gadis seusianya. Kehidupannya menjadi lebih baik dan sangat menyenangkan. Sampai pada akhirnya, seorang laki-laki mendapati Ja Yoon dan Myung Hee berada dalam kereta api dan bertingkah aneh, layaknya seseorang yang saling mengenal dengan baik satu sama lain. Tidak lain dan tidak bukan, Nobleman. Kejadian aneh semakin sering terjadi setelah pertemuan pertama mereka.
Mulai dari sinyal aneh yang membuat Ja Yoon kesakitan tak terkendali hingga keluarga angkat Ja Yoon dan Sahabatnya mendapatkan teror. Apa yang akan terjadi pada Ja Yoon ? Apakah Ja Yoon akan dibawa kembali kepada Dr. Baek untuk melanjutkan penelitiannya ? Bagi yang penasaran dan memang belum nonton film ini, yuk langsung nonton.
Menurutku, ini bisa jadi salah satu film rekomendasi bagi pecinta Sci-Fi dan Thriller. Begitu juga dengan ending yang plot twist. Dan cerita yang memberi kejutan-kejutan tak terduga. Oh iya, mau ngingetin juga kalo film ini banyak adegan sadistic, jadi bagi adek-adek yang masih belum 13+ jangan coba-coba ya.
Film yang ditunggu-tunggu dari 2020, akhirnya rilis juga. Film yang berjudul Seo Bok ini seharusnya rilis di bulan Desember 2020, namun karena satu dan lain hal penayangannya harus diundur sampai bulan April 2021, lebih tepatnya rilis pada 15 April 2021. Film dengan durasi 1 jam 54 menit yang dibintangi oleh Gong Yoo dan Park Bo Gum ini menyuguhkan kisah tentang penciptaan manusia melalui sistem kloning menggunakan teknologi. Akhirnya bisa nonton film yang ditunggu-tunggu ini nih.
Main Cast
Park Bo Gum as Seo Bok
Gong Yoo as Min Ki Heon
Sinopsis
Ki Heon yang diperankan oleh Gong Yoo harus bertahan hidup dari Tumor Otak yang ia derita. Mantan perusahaannya memintanya kembali bekerja untuk melakukan misi rahasia. Misi yang harus dilakukan oleh Ki Heon adalah menjaga objek hasil kloning yang berhasil diciptakan oleh perusahaan penelitian di Korea. Objek kloning ini bernama Seo Bok, yang diperankan oleh Park Bo Geum.
Proyek penciptaan spesimen manusia pertama yang dibuat dari kloning sel induk dan manipulasi genetik atau anggap saja objek kloning yang dinamai sebagai Seobok. Alhasil, Seobok bisa disebut sebagai spesies baru yang abadi. Sel induk yg terdapat pada sumsum tulang belakangnya dapat menyembuhkan semua penyakit. Itulah yang membuatnya menjadi makhluk abadi.
Disinilah rasa egois Ki Heon muncul. Alih2 ia berniat melindungi Seobok sesuai perintah, Ki Heon bermaksud ikutserta dalam uji klinis pertama dari sel induk dari tubuh Seobok. Satu2nya cara agar Ki Heon dapat selamat dari penyakitnya yaitu uji klinis dari manusia abadi aka Seobok.
Selama kebersamaan, rasa egois itu berubah menjadi rasa peduli. Ki Heon dan Seobok saling melindungi. Bahkan Seobok tidak ragu menggunakan kekuatannya untuk melindungi Ki Heon. Banyak peristiwa yang terjadi selama Ki Heon menjaga Seobok. Seobok yang memiliki kekuatan di luar nalar manusia ini, sedikit membuat Ki Heon keheranan, seperti menggerakkan benda dari jarak jauh (telekinesis) dan perlawanan diri tanpa tersentuh. Kebersamaan Seobok dengan Ki Heon membuat mereka layaknya saudara, saling melindungi dari ancaman bahaya.
Alih2 proyek untuk keamanan nasional Korea, Ki Heon merasa tertipu karena dirinya juga menjadi target pemusnahan bersamaan dengan Seobok yang ternyata dianggap membahayakan kehidupan. Tak tinggal diam, Ki Heon yang merasa ada ikatan erat dan simpati pada Seobok, mati2an menyelamatkan Seobok. Sisi lain, ada oknum yang menginginkan kekuatannya yang abadi, namun disisi lain ada oknum yang merasa proyek ini tidak benar adanya. Ki Heon memperlakukan Seo Bok layaknya manusia biasa yang patut untuk dilindungi.
Lalu bagaimana akhir dari kisah Seobok ? Bagaimana Takdir Seobok ?
Film ini bisa disaksikan melalui streaming online yang sudah tersebar di internet. Film bergenre action science fiction ini menayangkan adegan-adegan yg cukup menegangkan dan blood screen yang cukup mengerikan atau tidak nyaman untuk dilihat. Bagi yang mau nonton, pastikan umur kalian +15 ya :D
Seobok bisa jadi rekomendasi film yang patut ditonton nih.
Kematian adalah komponen dasar kehidupan. Dengan kata lain, Umat manusia akan binasa dengan sendirinya.
Kalo sebelum-sebelumnya cerita tentang film-film Korea, balik lagi nih ke film Hollywood. Kali ini mau review film bule yang baru aja aku tonton hari ini, yang berjudul The Unholy 2021. Sebuah film bergenre horor yang mengisahkan tentang kehidupan kepercayaan Umat Katolik suatu gereja. Film ini sudah rilis di Indonesia sejak 31 Maret 2021 dan sudah bisa ditonton di bioskop-bioskop kesayangan Anda. *eiitsss jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan ya ;)
Menariknya. Bagi para pecinta serial Supernatural dan The Walking Dead, pasti sudah tidak asing dengan salah satu pemain utamanya, yaitu Jeffrey Dean Morgan.
Siapa nih diantara readers yang ngefans sama Jeffrey Dean Morgan ???
Kita kenalan dulu deh sama para aktor dan aktrisnya.
Sang Jurnalis, Gerry Fenn yang diperankan oleh Jeffrey Dean Morgan harus mendapatkan ide untuk tulisannya. Hal itu membuatnya melakukan perjalanan ke berbagai tempat untuk mencari cerita nyata yang sedang terjadi di sekitar. Sesampainya di Benfield, Gerry mengalami kejadian aneh dimana ia mendengarkan sesuatu yang berbisik padanya. Namun hanya ia seorang yang mendengar suara tersebut. Gerry mengikuti suara yang muncul itu sampai di suatu Pohon besar yang kering dan tandus. Rasa penasaran Gerry terhenti setelah menemukan boneka Kern yang berada tepat di bawah pohon tandus itu. Tanpa pikir panjang dan tanpa tau akibatnya, seketika Gerry menghancurkan benda yang berada di tangannya itu dengan tujuan ia dapat membuat cerita mistis. Tertera 31 Februari 1845 pada rantai boneka tsb. Hah ? Mana ada 31 Februari ?
Di malam hari, Gerry nyaris terbunuh akibat kecelakaan karena menghindari seorang gadis yang tiba2 berada tepat di depan mobil Gerry yang sedang melaju. Gerry pun penasaran yang mengikuti gadis itu berjalan menyusuri hutan dan ternyata tujuan akhir gadis itu adalah Pohon tandus yang ditemukan Gerry sebelumnya. Gadis ini bernama Alice.
Alice ditemukan seolah sedang berbincang dengan pohon tandus dan kemudian pingsan. Gerry membawa Alice ke rumah seorang Pastor bernama Hagan. Diketahui, Alice merupakan keponakan Pastor Hagan. Gerry yang pertama kali menemukan Alice menceritakan bahwa Alice berbicara tepat di depan pohon bersandingan dengan Gereja. Tak satupun percaya pada ucapan Gerry. Alice adalah gadis tuna rungu yang tidak memungkinkan untuknya berbicara.
Lalu bagaimana bisa Alice mampu berbicara ? Akankah ada yang mempercayai Gerry bahwa Alice dapat berbicara dengan sempurna ?
Tak membutuhkan waktu lama, Alice membuktikan dirinya mampu mendengar dan berbicara ketika sedang melakukan misa pagi. Alice mendengarkan kembali dan mengikuti suara bisikan yang ia anggap sebagai Suara Mary. Pencarian sumber suara tersebut kembali berhenti di pohon tandus, lokasi awal Alice ditemukan pingsan. Semua jemaat berdercak kagum melihat mukjizat yang terjadi pada Alice, tanpa terkecuali. Pastor Hagan pun yang awalnya tidak percaya, kini ia mempercayai apa yang dikatakan oleh Gerry sebelumnya. Alice mengklaim bahwa ia sedang berkomunikasi dengan Mary atau Bunda Maria. Bukan hanya Alice yang mampu berbicara dan mendengar dengan sempurna, tetapi ia juga mampu menyembuhkan semua penyakit yang bahkan tidak dapat disembuhkan melalui jalur medis.
Apa yang sebenarnya terjadi pada Alice ?
Sejak saat itu, kejadian aneh semakin sering terjadi pada keluarga tersebut. Tidak hanya kejadian aneh, tetapi juga mencekam. Sebagian warga Benfield menjadikan peristiwa ini sebagai kepercayaan mereka terhadap Mary melalui Alice. Namun, karena suatu hal, Gerry yang awalnya sangat mempercayai mukjizat yang mengikuti Alice berubah menjadi 180 derajat pada Alice.
Gerry menemukan fakta-fakta mengenai para wanita yang dapat berkomunikasi dengan Bunda Maria, dianggap sebagai 'orang aneh'. Gerry merasa selalu diikuti oleh sosok yang dianggap Alice sebagai Mary. Keraguan semakin memenuhi benak Gerry, ketika Pastor Hagan ditemukan tergantung seolah bunuh diri di dalam gereja. Tak berhenti mencari kebenarannya, Gerry merasa selalu diikuti oleh sosok 'Mary'. Siapakah Mary sebenarnya ? Selanjutnya, mending readers langsung tonton aja filmnya ya, daripada aku spoiler kebanyakan, hehehe.
Film ini bisa jadi rekomendasi bagi para pecinta film horor dan supernatural karena selama 1 jam 39 menit disuguhkan adegan-adegan yang mencekam dan jumpscare yang cukup membuat adrenalin meningkat. Bagi saya, film ini wow banget sih untuk adegan jumpscarenya :D. Yang mau nonton, baiknya bawa temen sih meskipun duduknya harus berjauhan, minimal ngurangin malu pas teriak :D.
Selain, Jeffrey Dean Morgan yang terkenal melalui Supernatural dan The Walking Dead, mungkin readers bakal ngeh sama salah satu pemainnya, yaitu Uskup Gyles. Ada yang keinget gak ya film thriller apa yang dimainkan sama Cary Elwes ? 💭
Song Joong Ki harus rela menjadi "pemulung" sampah luar angkasa demi menghasilkan uang untuk menemukan Putrinya yang hilang. Tak sendirian, Song Joong Ki ditemani oleh rekan setim nya yaitu Kim Tae Ri, Jin Seon Kyu dan Yoo Hae Jin sebagai Robot Bubs.
Annyeong !!!
Kali ini mau ceritain tentang film yang baru di rilis 5 Februari 2021 di Netflix nih. Film yang bersetting di luar angkasa pada tahun 2092 ini menyuguhkan adegan-adegan seru dan sedikit mengocok perut oleh peran para pemainnya. Film bertajuk Space Sweepers (승리호) dengan durasi tayang kurang lebih 2 jam 16 menit ini diproduksi dengan arahan dari Jo Sung Hee. Jo Sung Hee juga pernah menggarap film yang juga diperankan oleh Song Joong Ki dan Park Bo Young di tahun 2012 yang berjudul A Werewolf Boy. Mungkin udah ada yang nonton film ini yah.
Gausah lama-lama deh, yukk kenalan sama para pemainnya.
Main Cast
Kim Tae Ri as Captain Jang
Song Joong Ki as Kim Tae Ho
Jin Seon Kyu as Tiger Park
Eobdong alias Bubs (Pengisi Suara dari Yoo Hae Jin)
Park Ye Rin sebagai Dorothy / Kang Kot Nim
Richard Armitage sebagai James Sullivan
Sinopsis
Cerita dimulai dari Tae Ho yang diperankan oleh Song Joong Ki mencari putri yang hilang. Ia harus bersusah payah untuk menghasilkan uang agar segera dapat menemukan putrinya. Darimana Tae Ho menghasilkan uang ? Pekerjaan seperti apa yang dia lakukan ? Kim Tae Ho merupakan bagian dari pembersih luar angkasa. Waaah kerja bersihin luar angkasa tuh gimana ya.
Film yang diproduksi oleh Korea Selatan ini, mengisahkan pada tahun 2092 dengan kerusakan dan kehancuran Bumi karena ulah manusia penghuni Bumi itu sendiri sehingga membuat Bumi menjadi tak layak huni. Manusia mencari tempat selain Planet Bumi untuk dapat dihuni dengan layak. Selain itu, Manusia juga mengupayakan untuk memperbaiki Bumi yang hampir hancur.
Pada akhirnya, ada Ilmuwan yang melakukan project luar angkasa yang berinovasi antara pengetahuan dan teknologi. Project ini awalnya diujicoba di Planet Mars. Menurutnya, Planet Mars memiliki karakteristik yang mirip dengan Bumi, alhasil dipilihlah Planet Mars untuk project ini. Planet Mars yang dimaksudkan sebagai tempat persinggahan sementara karena Bumi dalam ‘perbaikan’ , telah berubah dengan pesat berkat teknologi yang diciptakan oleh Ilmuwan tersebut.
UTS ini adalah nama perusahaan yang bertindak sebagai pengembang kemajuan Teknologi yang berguna untuk Planet Bumi. Ilmuwan tersebut menjadi salah satu yang ikut andil dalam bagian UTS di Mars atau bisa dibilang pemimpin tercetusnya gagasan ini. Namun, Mars tidak dapat sepenuhnya dihuni oleh seluruh manusia dari Bumi. Manusia-manusia terpilih sajalah yang dapat tinggal di Mars di bawah naungan UTS. Lho kenapa begitu ? Lalu manusia lainnya gimana nasibnya ? Gimana dengan Tae Ho dkk ?
Tae Ho dkk termasuk dalam golongan manusia Bumi yang tidak dapat memasuki wilayah Mars. Golongan "terbuang" yang tidak memiliki wewenang berkehidupan layak di Planet Mars, Tae Ho, Captain Jang, Tiger Park dan Bubs alias Robot buatan dari barang bekas. Selain mereka, masih banyak penghuni orbit yang harus bekerja sebagai pembersih luar angkasa. Tae Ho harus bekerja keras menghasilkan uang agar dapat menemukan Putrinya yang hilang. Pekerjaan pembersih luar angkasa ini yang akhirnya mempertemukan mereka dengan Kotnim. Gadis kecil yang memiliki kekuatan Robot Nano dalam dirinya yang diberikan oleh ayahnya yang juga seorang Ilmuwan. KotNim atau biasanya disebut Dorothy ini dikenal sebagai senjata penghancur massal. Apakah Dorothy bisa dikendalikan agar tidak menjadi alat penghancur ?
Genre film ini gak monoton mengenai aksi atau petualangan luar angkasa di masa depan aja ya, masih ada bumbu-bumbu komedinya. Terlebih ketika sosok Kotnim ini muncul. Dan juga ada beberapa scene dari si robot Eubdong dengan sifat kasarnya menjadikan kelucuan tersendiri. Dan ada satu Quote yang aku suka dari Gadis kecil, si KotNim ini. Daripada makin penasaran, kalian bisa nonton film ini di Netflix yah.
Quote
"Di luar angkasa, tak ada atas atau bawah. Dari sudut pandang alam semesta, tak ada hal buruk ataupun berharga. Semua berharga pada tempatnya"
Park Shin Hye berkomunikasi via telpon dengan seorang wanita di masa lalu. Siapakah dia ?
Annyeong !!!
Park Shin Hye masih berminat main film dengan genre thriller horor misteri nih. Setelah film #Alive yang tayang bulan Juni 2020, akhir tahun 2020 tepatnya 27 November 2020 Park Shin Hye kembali berakting melalui film yang berjudul The Call atau Call (Native Title: 콜). Oh iya, review-ku mengenai film #Alive bisa dibaca di sini yah.
Awalnya penasaran sama film ini gegara liat posternya yang bertebaran di sosmed. Trus kepolah nyari trailernya. Lumayan menegangkan sih akhirnya makin penasaran sama filmnya. Film yang berdurasi 1 jam 52 menit menyajikan genre film yang cukup menegangkan. Film ini dapat ditonton di Netflix. Oh iyah sedikit pesan ya, bagi penonton yang gak kuat melihat darah ato adegan kekerasan, bisa skip nonton film ini. hehehe. Selain menyuguhkan adegan-adegan menegangkan, film ini juga banyak scene berdarah dan kekerasannya. Tapi untuk pecinta film bergenre thriller dan misteri, bisa sih nih jadi referensi.
Yuk kenalan dulu sama para pemainnya.
Main Cast
Park Shin Hye - Kim Seo Yeon
Jeon Jong Seo - Oh Yeong Sook
Sinopsis
Cerita bermula dari Kim Seo Yeon yang diperankan oleh Park Shin Hye mencari Kembalinya Seo Yeon ke rumahnya yang berada di desa yang tenang dan dikelilingi tanah pertanian. Kini Seo Yeon hanya tinggal bersama Sang Ibu yang juga mengidap kanker, setelah Ayahnya meninggal dunia 20 tahun silam, 1999. Awal kisah dimulai dengan hilangnya telepon genggam Seo Yeon entah dimana. Masalah terpecahkan ketika Ia menemukan telepon rumah yang masih bisa digunakan.
Awalnya telepon rumah yang digunakan baik2 saja, sampai pada akhirnya telepon tersebut berdering. Seo Yeon merasakan hal yang aneh dari yang dilontarkan oleh penelpon wanita tersebut, pikirnya ini salah sambung. Sekali dua kali tiga kali telepon berdering dari wanita itu, Seo Yeon mencoba menjelaskan bahwa ia tak tahu apa yang wanita itu bicarakan.
Oh Yeong Sook, masih saja menghubungi telepon Seo Yeon. Yeong Sook menunjukkan perilaku aneh seperti layaknya seseorang yang kerasukan. Konon, Ibu Tiri Yeong Sook adalah dukun di desa tersebut. Tak jarang Yeong Sook menerima kekerasan fisik dari Ibu Tirinya karena perilakunya yang aneh itu. Seo Yeon pun mendengar sendiri dari suara Yeong Seok yang minta pertolongan karena ia akan dihabisi oleh Ibunya.
Scene mencekam ketika pigora foto keluarga Seo Yeon tiba-tiba jatuh ke lantai. Seo Yeon pun mencoba memperbaiki kait untuk pigora tersebut, namun tak disangka terdapat sebuah ruangan bawah tanah yang baru diketahui olehnya. Tanpa keraguan, Seo Yeon membongkar dinding itu. Dan benar saja di ruangan bawah tanah yang gelap dan berdebu tersimpan beberapa barang yang sudah lama tidak pernah dijamah. Usang.
Seo Yeon penasaran dengan buku diary dan beberapa foto yang berada di sebuah kardus. Terbongkar. Mereka tinggal di rumah yang sama namun dimensi waktu yang berbeda. Bagaimana kelanjutan kisah mereka ? Apa yang terjadi pada Seo Yeon jika Ia berkomunikasi dengan seseorang di masa lalu ? Akankah ia mampu merubah masa depannya ?
Daripada makin penasaran sama kelanjutan ceritanya, readers bisa nonton aja dari Netflix secara resmi.
Park Shin Hye dan Yoo Ah In terjebak di apartment mereka masing-masing selama hampir sebulan karena serbuan Zombie di komplek apartment mereka. Entah berapa lama lagi mereka harus bertahan tanpa adanya air, listrik, media komunikasi dan makanan yang cukup.
Eiiitsss, itu tadi adalah singkat cerita dari film produksi Korea Selatan ini bertajuk #Alive yang diperankan oleh Park Shin Hye dan Yoo Ah In. #Alive yang sudah rilis tanggal 24 Juni 2020 bergenre Zombies Thriller ini cukup membuat deg-deg-an dengan beberapa scene serangan dari para zombie.
Main Cast
Yoo Ah In sebagai Oh Joon Woo
Park Shin Hye sebagai Kim Yoo Bin
Sinopsis
Film berdurasi 1 jam 38 menit ini dimulai dengan adegan Joon Woo yang diperankan oleh Yoo Ah In sedang asyik bermain game. Dia adalah seorang Game Addict. Meskipun begitu, ia termasuk yang masih religius dengan kepercayaannya. Keseharian yang biasa ia jalani, tak ada beda dengan hari-hari sebelumnya. Sampai pada akhirnya ada yang menarik perhatiannya di televisi. Saluran televisi di Korea Selatan memberitakan banyaknya serangan ganas dari penduduk bermula dari Seoul namun semakin merebak ke seluruh negeri. Penduduk yang saling serang tidak dapat dihentikan. Tidak mempercayai apa yang diberitakan, Joon Woo menghampiri balkon apartmentnya. Masih tidak mempercayai apa yang ia lihat, tertegun dan gemetar Joon Woo melihat semua penduduk berhamburan keluar dari apartment mereka masing-masing untuk menghindari serangan. Ya, manusia-manusia itu telah menjadi zombie. Kebingungan melanda Joon Woo, apa sebenarnya yang sedang terjadi.
Hening. Tetiba ada seorang lelaki yang menerobos ke apartment Joon Woo. Dengan adanya serangan-serangan yang Ia lihat di luar apartmentnya, tak seorang pun yang dapat ia percayai untuk sekarang ini. Siapapun bisa menjadi Zombie bahkan yang tidak terlihat terkena gigitan zombie. Tak lama kemudian, benar saja lelaki yang baru saja menorobos apartmentnya menjadi zombie sesaat setelah meminjam toilet Joon Woo, membuat Joon Woo berusaha keras untuk mengeluarkan zombie itu. Dan usahanya tidak sia-sia.
Masalah lain pun datang, Pemerintah belum mengetahui kapan pastinya ini dapat teratasi. Pemerintah hanya menghimbau untuk tetap tinggal di tempat masing-masing dan jangan keluar rumah. Namun persediaan makanan Joon Woo sudah mulai menipis. Ia membagi persediaan makanannya cukup sampai beberapa hari ke depan, tapi tidak untuk 30 hari ke depan. Tidak sampai di situ saja, listrik dan air juga mulai mati.
Joon Woo yang merupakan pemuda millenial, selalu terhubung dengan dunia maya. Gamer ini selalu melakukan siaran langsung ketika ia sedang bermain game. Ide pun muncul untuk dia mencari sinyal radio. Karena hanya itu yang ia miliki untuk menyiarkan bahwa ia masih hidup. Semakin hari, Joon Woo merasa tak memiliki harapan bisa selamat dari keadaan itu. Diantara 2 pilihan, mati karena kelaparan atau tewas diserang oleh zombie2 itu. Sehingga Joon Woo berpikir untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Usahanya digagalkan oleh wanita yang berada di apartment sebrang miliknya. Kim Yoo Bin, yang diperankan oleh Park Shin Hye adalah wanita petualang yang sangat senang dengan kehidupan di alam liar. Hebatnya wanita ini lebih kuat dari yang dibayangkan. Wanita kuat dan berani serta cerdik. Apartment yang diubah layaknya perkemahan di tengah hutan dan menghemat persediaan makanan dan air minum. Akhirnya mereka berdua merencanakan untuk pergi dari sana dengan cara berkomunikasi menggunakan alat komunikasi seadanya. Kepanikan melanda Joon Woo ketika isi daya Gadgetnya melemah dan pasokan listrik sudah mati. Beruntung ada Yoo Bin dengan kemampuan bertahan hidup di antah berantah. Kim Yoo Bin berkomunikasi dengan Joon Woo menggunakan teropong. Bener-bener takjub sama karakter Kim Yoo Bin ini.
Bagaimana rencana mereka berdua lolos dari serangan zombie-2 itu ?
Apakah mereka akan putus asa ?
Kim Yoo Bin yang juga tinggal sendirian di apartment-nya juga mengalami serangan-serangan dari zombie yang merangsak naik ke gedung apartmentnya. Namun, ia bisa lolos. Rencana mereka adalah masuk ke salah satu gedung dan naik ke lantai 8 untuk meminta pertolongan. Salah satu zombie menyadari bahwa akan kehidupan di gedung apartment Kim Yoo Bin. Begitu kuat dan kecepatan si zombie, ia berhasil naik ke lantai apartment milik Yoo Bin dari sisi jendela balkon. Yoo Bin sempat pingsan saat itu. Astaga, jangan sampai di zombie sampai duluan ke apartment Yoo Bin dan menyadari bahwa masih ada kaum lain *selain zombie di area tersebut. Ketangguhan Kim Yoo Bin dibuktikan dengan ia langsung memotong tangan zombie yang berlantungan di balkon apartmentnya dengan kapak sesaat setelah dia sadar dari pingsannya. Zombie lain mulai menyadari dan melakukan serbuan dari segala sisi menuju ke gedung apartment Kim Yoo Bin. Joon Woo yang dari jauh membantu memberikan pengalihan perhatian dari zombie2 itu.
Setelah itu, Kim Yoo Bin dan Oh Joon Woo akhirnya memutuskan untuk terjun keluar dari apartmentnya melalui jendela balkon masing-masing, Joon Woo pun takjub dengan kegigihan dan kecepatan wanita ini. Ia pun berusaha melindungi Kim Yoo Bin untuk sampai di gedung sebrang milik mereka. Mereka berdua bertarung dengan para zombie yang siap memangsa mereka di bawah. Ada saat menegangkan ketika Kim Yoo Bin tak mampu lepas dari serangan dari beberapa zombie.
Sampailah mereka di gedung yang menjadi tujuan. Namun mereka masih harus naik ke lantai 8. Tapi mereka tidak tahu, apakah gedung itu masih ada sisa zombie yang masih hidup atau tidak. Kewaspadaan mereka lebih tinggi. Lagi, serangan dadakan dari kumpulan zombie yang sudah menunggu di lantai 8 rasanya bikin gak kuat nonton lanjutannya. Tak berapa lama mereka lolos dari zombie-2 itu, ada penolong yang mau membukakan pintu apartmennya dan menyelematkan mereka berdua dari zombie-2 tersebut. Masalah masih belum berhenti, Ternyata oh ternyata, Paman yang membukakan pintu ini menjebak mereka berdua. Memberinya makan dan minum yang sudah ada obat biusnya. Kemudian, membawa Kim Yoo Bin ke suatu ruangan yang mana disana sudah ada istrinya yang menjadi zombie. Kim Yoo Bin dijadikannya tumbal santapan untuk istrinya.
Mereka mulai menyerah dengan keadaan. Sampai pada rooftop gedung tersebut, helikopter milik pemerintah tidak dapat melihat mereka. Naas-nya, dibelakang mereka sudah begitu banyak zombie yang ingin memangsa Joon Woo dan Yoo Bin. Pasrah, hanya itu satu2nya jalan bagi mereka berdua. Sudah tidak ada lagi jalan keluar bagi mereka untuk lolos dari para zombie itu.
Awalnya nonton trailer film ini bakal adaptasi cerita dari webtoon yang berjudul Dead Days. Mungkin ada yang pernah baca ya, tapi ternyata ceritanya hanya mirip. Dan Endingnya, hhmm. Kira-kira bakal ada kelanjutannya lagi ga ya ini #Alive movie-nya. Masalahnya sampai akhir film, gak ada penjelasan dari asal mula terbentuknya zombie. hehehe. Kalau Webtoon Dead Days, zombie itu dibuat oleh Pemerintah sebagai percobaan.
Ini nih trailer-nya #Alive.
Buat kalian yang udah nonton, gimana menurut kalian tentang film #Alive ini ? Buat kalian yang belum nonton, happy watching Fellas !!!
aaahhh akhirnya bisa ada penyegaran nonton film kayak gini lagi. Sebenernya banyak sih yang baru-baru, cuma jarang yang bisa tayang di Indonesia. Ini ada referensi film, kelanjutan dari Unfriended 2015.
This is it!!!
Bagi pecinta film horor atau thriller, film ini bisa jadi referensi untuk ditonton. Kalau film Unfriended 2014 berkisah tentang Cyber-Bullying yang berakibat fatal dengan hilangnya nyawa seseorang namun Unfriended : Dark Web 2018 berkisah tentang para pelaku Dark Web bertargetkan jebakan untuk para korban yang menemukan
Pelaku seolah-olah meninggalkan laptop mereka agar ditemukan oleh korban, Matias, penemu laptop jebakan itu. Matias dan sahabat-sahabatnya sering melakukan video call, termasuk dengan pacarnya yang Tuna Rungu. Matias pun menggunakan laptop baru yang ia temukan di tempat sampah untuk video call dengan gengnya itu. Namun pertengahan percakapan mereka, Matias menemukan cache file rahasia dengan judul The River di dalam laptop itu dan menemukan file-file yang aneh dan mengganggu.
Ternyata, portal misterius Dark Web yang disebut “The River” tersebut berisikan beragam film yang isinya video pembunuhan atau proses kematian puluhan gadis muda. Tak disangka, si pemilik laptop dapat melacak Mat dan mengancam Matias melalui Facebook Messenger. Semakin mencekam, karena pelaku menyadari bahwa tidak hanya 1 orang yang melihat The River itu, Pelaku pun juga melacak semua teman-teman Matias yang sedang melakukan videocall saat itu.
Mereka segera menyadari bahwa pemilik sebelumnya telah mengawasi mereka dan akan melakukan apa saja untuk mendapatkan laptop itu kembali. Tak terkecuali melakukan permainan yang dapat membunuh semua korban yang telah melihat isi The River. Matias yang saat itu menjadi target utama pelaku, harus menyaksikan semua kawannya dibunuh satu per satu melalui laptop itu. Pelaku digambarkan dengan seseorang dengan jumpernya dan menutup kepalanya dengan tudung jumper yang ia kenakan.
Detail
Jenis film: Horor, Thriller
Sutradara: Stephen Susco
Produser: Timur Bekmambetov, Jason Blum
Penulis: Stephen Susco
Pemain: Colin Woodell, Rebecca Rittenhouse, Betty Gabriel, Andrew Lees, Connor Del Rio, Stephanie Nogueras, Savira Windyani
Rumah produksi: Bazelevs Company, Blumhouse Productions
Distributor: OTL Releasing, BH Tilt
Tanggal rilis: 9 Maret 2018 (SXSW), 20 Juli 2018 (Amerika Serikat)
Durasi film: 88 menit